Tips Menciptakan Ban Berumur Lebih Lama

Memang posisi ban yang dibawah sebagai sebagai penyanggah atau kaki, menjaadikan ban menikul beban yang berat, jadi tidak heran kalau ban tersebut lebih sering aus. Tapi percepatan aus sanggup di minimalkan dengan cara-cara dibawah ini.

Menurut Fran Senetra, Sales Executive PT Berkat Sahabat Sejati, Tingkat keausan ban itu semua tergantung bagaimana perawatan dan penggunaannya. Dan perawatan ban aslinya memang lebih mudah.

”Untuk merawat ban secara teratur, cukup dengan sering lakukan pengecekan mengenai tekanan angin serta rotasi ban harus teratur,” tutur Fran.

Fans menyampaikan tekanan angin yang tidak setandar atau kurang angin sanggup merusak bab pewrmukaan atau tapak, bab samping atau sidewall. Itu dikarnakan tekanan udara yang kurang menjadikan ukiran ban terhadap permukaan jalan semakin luas.

Kondisi angin ban yang kurang menjadikan kendaraan menjadi berat. Jika pengendara menekan lebih keras pedal gas, maka ban terasa seakan-akan terseret. Sehingga menjadikan permukaan ban lebih cepat tipis dan dindingnyapun lebih cepat rusak. Serta dikarnakan laju yang lebih berat menciptakan mesin bekerja lebih ekstra, sehingga penggugunaan materi bakar minya jadi lebih boros.

Sedangkan rotasi ban sangat diharapkan untuk memperlambat keausan ban karna hanya sebagian ban saja yang bergesekan eksklusif dengan lintasan. “Jika memang sudah menempuh 3.000 atau maksimal 4.000 km harus di rotasi agar hanis masa pakai lebih baik Kaprikornus jangan samapi beputar horizontal trus horizontal terus,” saran Frans.

Sedangkan untuk melaksanakan trik rotasi ban ada dua trik ialah empat roda dan lima roda termasuk ban serep.

cara diagonal atau segaris sanggup dilakukan pada sistem rotasi empat roda. Sedangkan cara diagonal, rotasi sanggup dilakukan dengan mengganti ban depan kiri dengan belakang kanan. Selanjutnya, ban depan kanan dirotasi dengan belakang kiri.